Integrasi Coaching dalam Dialog Kinerja: Strategi Peningkatan Kinerja dan Engagement Pegawai ASN dalam Kerangka Corporate University

Main Article Content

Sarinah Dewi

Abstract

Transformasi birokrasi sektor publik menuntut pengembangan sistem pengelolaan sumber daya manusia yang lebih adaptif dan terintegrasi dengan pencapaian kinerja organisasi. Namun, implementasi Corporate University di sektor publik masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam mengintegrasikan pembelajaran berbasis pekerjaan dengan sistem pengelolaan kinerja. Coaching selama ini lebih banyak diposisikan sebagai intervensi individual untuk pengembangan kompetensi dan kepemimpinan, sementara integrasinya dalam dialog kinerja sebagai bagian dari pembelajaran organisasi masih relatif terbatas, khususnya pada konteks Aparatur Sipil Negara (ASN). Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi coaching dalam dialog kinerja sebagai strategi peningkatan kinerja dan engagement pegawai ASN dalam kerangka Corporate University. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif berpikir sistem (systems thinking) untuk memahami keterkaitan antara coaching, dialog kinerja, kinerja pegawai, dan engagement. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan expert judgment, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi coaching dalam dialog kinerja mengubah fungsi pengelolaan kinerja dari mekanisme evaluasi administratif menjadi proses pembelajaran reflektif yang mendukung pengembangan pegawai. Integrasi tersebut juga berkontribusi terhadap peningkatan kinerja melalui penguatan kemampuan penyelesaian masalah, pengambilan keputusan, dan tanggung jawab pegawai, serta memperkuat engagement melalui peningkatan kualitas interaksi dan partisipasi pegawai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa coaching yang terintegrasi dalam dialog kinerja tidak hanya berfungsi sebagai metode pengembangan individu, tetapi juga sebagai strategi pembelajaran organisasi yang memperkuat keterhubungan antara pengelolaan kinerja, engagement pegawai, dan implementasi Corporate University.
Kata Kunci: coaching; dialog kinerja; engagement pegawai; corporate university; ASN

Article Details

Section
Articles

References

Allen, T. D., Eby, L. T., Poteet, M. L., Lentz, E., & Lima, L. (2004). Career benefits associated with mentoring for protégés: A meta-analysis. Journal of Applied Psychology, 89(1), 127–136.

Allen, M., & McGee, P. (2019). The corporate university handbook: Designing, managing, and growing a successful program. AMACOM.

Anindita, R., Prabowo, H., & Nugroho, A. (2025). Coaching and mentoring practices in Indonesian public organizations: Implications for competency and career development of civil servants. Journal of Public Sector Learning and Development, 7(1), 45–61.

Bacon, T. R., & Spear, K. I. (2003). Adaptive coaching: The art and practice of a client-centered approach to performance improvement. Davies-Black Publishing.

Bakhshandeh, M., Hosseini, S. M., & Ahmadi, A. (2023). Transformational coaching and employee productivity: The role of self-awareness and self-realization. International Journal of Organizational Analysis, 31(5), 1132–1149.

Beattie, R. S., Kim, S., Hagen, M. S., Egan, T. M., Ellinger, A. D., & Hamlin, R. G. (2014). Managerial coaching: A review of the empirical literature and development of a model to guide future practice. Advances in Developing Human Resources, 16(2), 184–201.

Garavan, T. N., Carbery, R., & Rock, A. (2019). Mapping talent development: Definition, scope and architecture. European Journal of Training and Development, 43(3–4), 219–239.

Grant, A. M. (2017). The third generation of workplace coaching: Creating a culture of quality conversations. Coaching: An International Journal of Theory, Research and Practice, 10(1), 37–53.

Jones, R. J., Woods, S. A., & Guillaume, Y. R. F. (2016). The effectiveness of workplace coaching: A meta-analysis of learning and performance outcomes. Journal of Occupational and Organizational Psychology, 89(2), 249–277.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. (2020). Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2020 tentang Pedoman Coaching, Konseling, dan Mentoring. Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. (2023). Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 tentang Sistem Pembelajaran Pengembangan Kompetensi Secara Terintegrasi (Corporate University). Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. (2024). Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 306 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyelenggaraan Sistem Pembelajaran Pengembangan Kompetensi Secara Terintegrasi (Corporate University) pada Tingkat Instansi. Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. (2025). Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Lembaga Administrasi Negara Tahun 2025–2029. Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

Lombardo, M. M., & Eichinger, R. W. (1996). The career architect development planner (1st ed.). Lominger Limited.

Santosa, I. S., Purwanto, E. A., Sumaryono, & Utomo, P. P. (2025). A comprehensive bibliometric and systematic review of the work engagement literature in the public sector. Heliyon.

Seidle, B., Fernandez, S., & Perry, J. L. (2016). Do leadership training and development make a difference in the public sector? A panel study. Public Administration Review, 76(4), 603–613.

Theeboom, T., Beersma, B., & Van Vianen, A. E. M. (2014). Does coaching work? A meta-analysis on the effects of coaching on individual-level outcomes in an organizational context. The Journal of Positive Psychology, 9(1), 1–18.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. (2023). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 141.