Model Kemitraan Pemerintah dan Masyarakat dalam Kebijakan Pengendalian Demam Berdarah di Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta

Authors

  • Luki Karunia Politeknik STIA LAN Jakarta
  • Adriwati Politeknik STIA LAN Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.32834/jbest.v7i2.986

Abstract

Masih banyak Jumantik yang menemui masalah komunikasi di lapangan, adanya penolakan dari masyarakat setempat pada saat pemeriksaan dan pemantauan DBD, tentunya akan mempengaruhi kinerja pencapaian program penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kalrahan Semanu Kabupaten Gunung Kidul. Oleh karena itu perlu mengkaji Partisipasi Masyarakat Dalam Pengendalian Penyakit Demam Berdarah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus di Kalurahan Semanu Kabupaten Gunung Kidul Provinsi DI Yogyakarta. Teknik pengumpulan data berupa: wawancara, observasi dan telaah dokumen. Wawancara dilakukan dengan Pejabat di Dinas Kesehatan Gunung Kidul, Pejabat di Kelurahan Semanu, Ketua RW, Ketua RT, dan Masyarakat di wilayah Kelurahan Semanu. Pengolahan data dilakukan melalui tahapan: (a) Mengklasifikasi materi data hasil wawancara, observasi dan telaah dokumen; (b) Mengolah data berdasarkan keterkaitan antar komponen; (c) Merangkum, memilih hal-hal yang pokok, mencari polanya (d) Mendeskripsikan secara keseluruhan dan sistematik keterkaitan antar satuan-satuan gejala tersebut, menafsirkan partisipasi masyarakat dalam penanganan DBD. Hasil penelitian: ditinjau dari aspek komunikasi, diketahui bahwa alur komunikasi dilakukan secara dua arah (top down dan button up) antara pihak aparat dengan warga masyarakat. Untuk aspek perubahan sikap, harus ada kerja bersama antara aparat, warga dan seluruh komponen yang ada untuk secara kontinyu memberikan pemahaman tentang penyakit DBD sehingga bisa ada perubahan sikap, perilaku dan tingkah laku. Kesadaran masyarakat dalam penanggulangan penyakit DBD di Kelurahan Semanu sudah cukup baik. pada dasarnya kesediaan masyarakat untuk andil dalam penanggulangan penyakit DBD adalah karena merupakan kebutuhan masyarakat itu sendiri. Aspek rasa tanggungjawab akan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan sudah tumbuh pada warga masyarakat Kalurahan Semanu, walaupun masih ada yang disebabkan adanya ajakan atau karena sesuatu hal sehingga rasa tanggungjawab itu muncul. Dari petugas/aparat melakukan kerja sama lintas sektor, memberikan info-info terkait DBD melalui kerjasama dalam monitoring PSN, penyuluhan maupun melalui media sosial. Adanya anggaran, honor dan alat kerja untuk kader jumantik juga bukti tanggung jawab pemerintah, untuk memberikan reward kepada kader jumantik sehingga kinerjanya lebih meningkat lagi.   Keywords: partisipasi masyarakat; demam berdarah dengue; local government policy

References

Buku dan Jurnal

Arikunto, Suharsimi (2010), Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta : Rineka Cipta

Karunia, R Luki (2024) Emerging Science Journal “Digital Collaboration Models for Empowering SMEs: Enhancing Public Organization Performance” (ISSN: 2610-9182) Vol. 8, No. 4, August, 2024, https://www.ijournalse.org/index.php/ESJ/article/view/2449/pdf

Karunia, R Luki (2023) HighTech and Innovation Journal “ The Importance of Good Governance in the Government Organization “ , Volume 4, Issue 1, Paper ID: 375-2023,URL:https://hightechjournal.org/index.php/HIJ/article/view/375/103.

Karunia, R. Luki (2023) , Jurnal Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review : West Lombok Towards Smart Government (Case Study of E-Government Implementation at the Population and Civil Registration Services Office) , Volume 1 No.8 Tahun 2023, https://journal.unnes.ac.id/nju/jpi/article/view/43084

Karunia, R. Luki (2023), Journal: International Journal of Applied Economics, Finance and Accounting “The Effectiveness of Career Development in Mediating the Influence of Working Environment and Training towards the Performance of Employee“ ISSN: 2577-767X Article No.: 731- IJAEFA. Vol 17 No.2, 2023 http://onlineacademicpress.com/index.php/IJAEFA/article/view/1098

Makmur (2013), Teori Manajemen Stratejik Dalam Pemerintahan dan Pembangunan, Jakarta, Refliko Aditama

Moleong, Lexy, J (2010), Metode Penelitian Kualitaitif, Bandung: PT Remaja Rosda Karya

Nasution (2003), Metode Research, Jakarta, PT Bumi Aksara

Nazir, Moh (2011), Efektivitas Penelitian, Bogor, Ghalia Indonesia

Nugroho, Riant (2004), Kebijakan Publik : Formulasi, Implementasi, dan Evaluasi, Jakarta, Elex Media Komputindo

Payaman J, Simanjuntak (2011), Manajemen dan Evaluasi kinerja, Jakarta, Fakultas Ekonomi UI

Siagian, Sondang P (2011), Manajemen Stratejik, Jakarta, Bumi Aksara

Sugiyono (2010), Metode Penelitian Administrasi, Bandung, Alfabeta

Sutopo, H.B (2006), Metodologi Penelitian Kualitatif : DasarTeori dan Terapannya dalam Penelitian, Surakarta : Pusat Penelitian Universitas Sebelas Maret

Winarno, Budi (2012), Kebijakan Publik : Teori, Proses, dan Studi Kasus (Edisi dan Revisi Terbaru), Yogyakarta, CAPS

Wirawan (2012), Evaluasi : Teori, Model, Standar, Aplikasi dan Profesi, Jakarta, PT Rajagrafindo Persada

Peraturan

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007, tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Tahun 2005–2025

Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 72 Tahun 2012 tentang Sistim Kesehatan Nasional (SKN)

Peraturan Daerah Provinsi DIY Nomor 4 Tahun 2009 tentang Sistem Kesehatan Daerah Provinsi DIY

Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2007 tentang Pengendalian Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD)

Peraturan Gubernur Provinsi DIY Nomor 63 Tahun 2011 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengendalian DBD

Downloads

Published

2025-12-09

How to Cite

Karunia, L., & Adriwati. (2025). Model Kemitraan Pemerintah dan Masyarakat dalam Kebijakan Pengendalian Demam Berdarah di Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship, 7(2), 121–138. https://doi.org/10.32834/jbest.v7i2.986

Issue

Section

Articles